Hey there! Thanks for dropping by Theme Preview! Take a look around
and grab the RSS feed to stay updated. See you around!

Category : Tips Memasak

Berbagai Jenis Ubi

Ubi Talas (Mbote)

Ubi jenis ini juga disebut Mbote di beberapa daerah. Ciri ubi ini adalah: kulit luarnya berambut dan umbinya beruas-ruas. Ubi talas ini banyak dijumpai di pasar tradisional dan biasanya dikonsumsi dengan cara dikukus. Sekarang banyak pula kreasi kripik dari Mbote dengan berbagai macam rasa yang dibuat untuk meningkatkan nilai jualnya.

Singkong

Ubi jenis ini dikenal juga dengan sebutan ketela pohon atau ubi kayu. Banyak ditemukan di daerah tropis dan subtropis, ubi ini terkenal sebab tanamannya dapat dimanfaatkan juga. Sementara umbinya dapat dijadikan makanan pokok penghasil karbohidrat, daunnya juga dapat dibuat lalapan atau masakan sayur. Ciri ubi ini adalah dagingnya yang berwarna putih kekuning-kuningan dan tidak tahan disimpan walaupun disimpan di dalam kulkas. Gejala singkong yang rusak adalah timbulnya warna biru gelap akibat terbentuknya asam sianida yang beracun bagi manusia.

Talas Bogor

Ubi jenis ini dihasilkan oleh tanaman yang populer ditanam terutama di Indonesia di bagian barat. Berasal dari suku talas-talasan atau Araceae, daun umbi ini berbentuk perisai yang besar dan dapat dimakan dan juga dapat digunakan sebagai pembungkus makanan seperti pada makanan buntil. Umbi talas ini dapat diolah dengan berbagai cara seperti dikukus, direbus atau juga digoreng setelah dipotong-potong kecil.

Ubi Madu

Sering dikenal dengan nama lainnya yaitu Ubi Cilembu, ubi jenis ini memang banyak ditanam di tanah Cilembu, Sumedang. Setelah dioven, biasanya rasa ubi ini menjadi lebih manis seperti madu. Ciri khas ubi ini adalah bentuknya panjang dan berurat serta warnanya yang berwarna krem kemerahan saat mentah dan berwarna kuning saat dimasak.

Ubi Ungu

Dinamakan sesuai dengan penampakannya, ubi ini memang berwarna ungu tidak hanya pada kulitnya, tetapi juga bagian dalamnya. Ternyata pigmen warna ungu yang terdapat pada ubi yang sering disebut sebagai ubi jalar ini mengandung antioksidan yang dapat melawan radikal bebas di udara. Pigmen warna ungu pada ubi ini sering digunakan sebagai pewarna alami pada makanan. Selain merupakan sumber karbohidrat dan sumber kalori yang cukup tinggi, ubi yang rasanya manis ini juga mengandung vitamin A, C, B1, Riboflavin serta zat besi dan kalsium.

Incoming search terms:

  • berbagai cara mengolah talas singkong ubi
  • resep mengolah ubitalas
  • ubi putih dalamnya ungu beracun tidak?

Tips Membuat Makanan Berkuah Untuk Anak

Makanan berkuah seringkali menjadi pilihan para orang tua yang anaknya agak susah untuk menelan makanan karena bentuknya yang agak cair hingga memudahkan anak untuk menelan tanpa perlu banyak mengunyah. Belum lagi dalam cuaca pancaroba seperti sekarang ini, banyak sekali anak yang terserang flu dan batuk, sehingga makanan berkuah sering menjadi pilihan untuk anak yang susah menelan selain untuk menghangatkan tubuh anak.

Hanya saja, tidak semua anak mau menerima makanan berkuah dengan mudah. Oleh karena itu berikut ini adalah tips membuat makanan berkuah untuk anak yang sehat dan mudah disukai anak:

  1. Gunakan bagian tulang ayam dan sapi untuk membuat kaldu pada kuah. Bahan ini dapat lebih memberikan rasa gurih dan lezat yang mirip dengan saat kita menggunakan penyedap rasa tetapi dengan efek yang lebih sehat. Aroma yang gurih, lezat dan menggoda juga dapat mempengaruhi nafsu makan anak menjadi lebih tinggi.
  2. Hindari penggunaan kaldu instan siap pakai walaupun lebih praktis dan murah. Sebab kaldu jenis ini banyak mengandung MSG (Monosodium Glutamat) atau penyedap rasa.
  3. Pilihlah jenis masakan yang berkuah bening seperti kuah sup dan bakso sebab rasa masakan ini lebih disukai anak-anak dibandingkan kuah yang bersantan.
  4. Tetap tambahkan sayur ke dalam kuah anda walaupun anak tidak begitu menyukainya. Jika anak selalu menolak makan sayur dalam bentuk aslinya, anda dapat berkreasi dengan memasukkan dan mencampurkan sayur ke dalam adonan lauk seperti dalam bakso, siomay dan lainnya.
  5. Selalu pilih untuk menggunakan bahan yang segar dan bukan yang sudah diproses karena bahan makanan yang sudah diproses mengandung bahan tambahan dan pengawet sehingga berbahaya bagi kesehatan anak.
  6. Gunakan peralatan makan dengan bentuk dan warna yang menarik  atau karakter yang disukai anak anda sehingga anak lebih tertarik untuk makan.
  7. Agar tidak bosan dengan jenis sup yang disajikan, bunda dapat berkreasi dengan berbagai jenis menu sup.

Demikian tips membuat makanan berkuah untuk anak, bunda dapat berkreasi sebebas-bebasnya dengan selalu mengingat tips membuat makanan berkuah untuk anak diatas. Selamat berkreasi.

Untuk memudahkan para tamu mengambil ketupat dan lontong sesuai selera, anda pasti menyuguhkan ketupat dan lontong dalam keadaan sudah terpotong, bukan? Tetapi biasanya yang sering terjadi, kita memotong ketupat dan lontong melebihi kebutuhan para tamu sehingga selalu bersisa.

Cara untuk menyimpan ketupat dan lontong sisa dalam keadaan sudah terpotong ini supaya tidak mudah rusak sebenarnya mudah. Bungkus ketupat dan lontong dalam wadah tertutup rapat supaya tidak kering. Jika sampai malam masih bersisa, panaskan lagi ketupat dan lontong tersebut supaya tidak rusak. Cara terbaik untuk memanasinya adalah dengan mengalasi kukusan dengan daun pisang kemudian taruh potongan ketupat dan lontong tadi diatasnya. Kukus 10 menit kemudian didinginkan dan tempatkan di dalam wadah tertutup.

Untuk ketupat dan lontong yang masih terbungkus daun dapat disimpan di dalam freezer. Ketupat dan lontong ini dapat bertahan hingga sebulan asalkan anda membungkusnya dengan kantong plastik. Anda dapat menyuguhkan ketupat atau lontong sisa ini sebagai pilihan menu sarapan keluarga bersama soto atau dapat juga disajikan sebagai pengganti nasi untuk makan siang atau malam bersama sate. (Sumber: Tabloid Saji, Edisi 219, Agustus-September 2011)

Incoming search terms:

  • sisa lontong

Tips Mengolah Ikan Segar Menjadi Sashimi

Pada sushi dan sashimi digunakan daging ikan yang mentah. Namun demikian rasa daging ikan tersebut tidak amis, melainkan sedikit manis dan segar. Trik mengolah ikan untuk sashimi adalah sebagai berikut:

-          Pilih ikan yang masih segar, jika mungkin, belilah ikan yang masih hidup. Jika tidak, belilah ikan yang baru saja ditangkap.

-          Potong ikan dengan menggunakan pisau yang tajam dan panjang agar didapat hasil yang baik.

-          Potong ikan dengan melawan serat daging mulai dari perut mendatar ke bagian ekor. (Sumber: Chic 101 – 2011)

Tips Mengolah Pasta

Pasta               Pasta adalah makanan asal Italia pengganti nasi yang telah mendunia. Banyak restoran yang menyajikan pasta sebagai baik menu utama maupun sampingan di tanah air. Rasanya pun beraneka ragam, baik yang masih mempertahankan rasa asli Italia maupun ada yang dikreasi untuk sesuai dengan lidah orang Indonesia.

Jenis pasta pun berbagai macam, mungkin yang paling terkenal di Indonesia adalah Spaghetti, pasta berbentuk sedotan tipis memanjang seperti mie. Selain itu, ada macaroni, yaitu pasta berbentuk seperti pipa U dan fettucine yang merupakan pasta tipis memanjang.

Mengolah pasta pun gampang-gampang susah, kebanyakan yang terjadi adalah pasta menggumpal saat dimasak dan menghasilkan pasta yang tidak enak. Untuk menghindari hal ini, ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk memasak pasta agar tidak menggumpal:

  1. Pasta menempel dan menggumpal bukan karena kurang minyak saat dimasak, tetapi pada waktu dimasukkan, air untuk merebus pasta tersebut belum mendidih benar. Selain itu, kemungkinan lainnya, pasta kurang diaduk saat berada di dalam  air.
  2. Pasta tidak perlu dibilas setelah direbus, cukup ditiriskan saja. Pembilasan justru akan melarutkan zat tepung yang ada di dalam pasta dan akan membuat saus tidak dapat meresap ke dalam pasta sehingga rasanya akan hambar.
  3. Tambahkan satu sendok makan garam ke dalam 500 gram pasta untuk menambah rasa. (Sumber: Chic 101 – 2011)

Gambar diambil dari sini